Bogor, 28 Desember 2015 12.05 PM
Teruntuk Kekasihku
Rizki Khair
Pengisi hatiku,
Semua yang telah kau berikan kepadaku baik itu dukungan moril & materil, aku ucapkan terima kasih karena kau telah ikhlas dalam memberikan semua itu. Maaf aku tidak dapat membalasnya. Biarlah Allah yang membalasnya karena hanya Dia-lah yang tahu apa yang terbaik untukmu.
Calon Imamku,
Aku tertegun, memikirkan semua yang telah terjadi akhir-akhir ini yang membuatmu marah ataupun kecewa karenaku. Adanya dirimu mendiamkanku itu pasti bertujuan untuk kebaikanku juga. Adanya dirimu seolah-olah tidak peduli padaku juga pasti bertujuan untuk kesuksesanku untuk menjadi seorang manusia. Manusia yang benar-benar manusia.
Calon imamku,
Aku takjub denganmu. Baru pertama kali aku menemukan seseorang sepertimu. Semua didikanmu yang telah kau berikan membuatku tersadar. Semua rahasia-rahasiamu membuatku kagum padamu.
Aku sayang padamu wahai calon imamku.
Calon Imamku,
Do'akanku selalu agar menjadi yang paling shalihah untuku. Semua nasihat, motivasi & bimbinganmu itu melambangkan akan kasih sayangmu untukku. Juga kesabaranmu yang tak terputus itu menandakan akan kesetiaanmu padaku.
Maafkanku yang selalu mengecewakanmu.
Calon Imamku,
Aku rasa sudah terlalu banyak yang aku utarakan padamu. Mudah-mudahan ada hikmah di balik semua ini.
Aku selalu berdo'a kepada Allah agar kita selalu bersama. Aamiiin.....
Baik-baik ya sayang.. jaga kesehatannya...
Assalamu'alaikum......
Teruntuk Kekasihku
Rizki Khair
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum....
Apa kabar calon imamku? Semoga engkau baik2 saja & selalu dalam keadaan sehat wal 'afiat. Karena aku inginkan dirimu yang selalu sehat. Dikala kau sakit, aku pun merasakannya. Ya walaupun tidak mesti merasa sakit fisik, tetapi itu akan memengaruhi semangatku dalam menjalani hari-hari.
Calon imamku,
Sebelum aku mengutarakan apa yang ada dalam hatiku, aku ingin meminta maaf atas semua yang telah terjadi baik itu hal yang baik maupun buruk. Jika hal baik tetapi membuatmu sakit, aku meminta maaf. Apalagi jika hal buruk dan tentunya membuatmu sakit, aku pun meminta maaf. Aku ingin menjadi istri shalihah untukmu, jadi dari sekarang aku ingin belajar untuk menggapai semua itu.
Calon imamku,
Tak terasa waktu sudah berlalu begitu cepat. Sampai saat ini kita masih tetap bersama walaupun dari awal tidak ada kata "PACARAN" ataupun semacam kata-kata itu yang menjurus padanya. Tapi, dengan keyakinan yang kuat dan diimbangi dengan rasa kepercayaan yang tinggi, semua itu yang membuat kita seperti ini hingga detik ini.
Aku sangat bersyukur kepada Allah karena telah di pertemukan denganmu. Ya, walaupun saat ini status kita masih belum mahrom, kita selalu berdo'a agar kelak di kemudian hari Allah meridhoi kita untuk menjadi mahrom selamanya dalam ikatan yang suci yang membawa kita kedalam kehidupan di dunia hingga ke akhirat.
Aku ingin kau bangga bertemu denganku. Aku ingin kau senantiasa bersyukur karena telah mendapatkan wanita sepertiku. Ya walaupun dalam kenyataannya aku hanya seorang wanita lemah yang sangat banyak kekurangan. Aku ingat, setiap kali aku mengatakan kata itu, kau selalu menjawabnya "manusia tidak ada yang sempurna. yang ada hanyalah berusaha sempurna yang berarti saling menyempurnakan satu sama lain."
Calon Imamku,
Cobaan demi cobaan telah banyak kita lewati. Yang selalu kau bilang bahwa cobaan yang telah kita lewati ini belum sepenuhnya. Masih ada cobaan lain yang lebih besar daripada ini. Jujur, aku mendengarnya langsung merasa tak berdaya karena yang ada dalam diriku hanya ketakutan. Takut aku tidak bisa melewati coban itu. Tapi kau selalu memberikanku semangat & motivasi agar aku dapat melewatinya dengan tegar dan kuat.
Semua yang telah kau berikan kepadaku baik itu dukungan moril & materil, aku ucapkan terima kasih karena kau telah ikhlas dalam memberikan semua itu. Maaf aku tidak dapat membalasnya. Biarlah Allah yang membalasnya karena hanya Dia-lah yang tahu apa yang terbaik untukmu.
Calon Imamku,
Aku tertegun, memikirkan semua yang telah terjadi akhir-akhir ini yang membuatmu marah ataupun kecewa karenaku. Adanya dirimu mendiamkanku itu pasti bertujuan untuk kebaikanku juga. Adanya dirimu seolah-olah tidak peduli padaku juga pasti bertujuan untuk kesuksesanku untuk menjadi seorang manusia. Manusia yang benar-benar manusia.
Calon imamku,
Aku takjub denganmu. Baru pertama kali aku menemukan seseorang sepertimu. Semua didikanmu yang telah kau berikan membuatku tersadar. Semua rahasia-rahasiamu membuatku kagum padamu.
Aku sayang padamu wahai calon imamku.
Calon Imamku,
Do'akanku selalu agar menjadi yang paling shalihah untuku. Semua nasihat, motivasi & bimbinganmu itu melambangkan akan kasih sayangmu untukku. Juga kesabaranmu yang tak terputus itu menandakan akan kesetiaanmu padaku.
Maafkanku yang selalu mengecewakanmu.
Calon Imamku,
Aku rasa sudah terlalu banyak yang aku utarakan padamu. Mudah-mudahan ada hikmah di balik semua ini.
Aku selalu berdo'a kepada Allah agar kita selalu bersama. Aamiiin.....
Baik-baik ya sayang.. jaga kesehatannya...
Assalamu'alaikum......
Dari Kekasihmu:
Yusriyyah







